Materi 2b. Ekonomi Aglomerasi di Era Digital

Last Updated: February 2, 2026By

Ekonomi Aglomerasi di Era Digital: Transformasi Struktural, Resiliensi, dan Pembangunan Hijau 

M. Firmansyah Magister Ilmu Ekonomi, Universitas Mataram

Kata Kunci: Ekonomi Aglomerasi, Ekonomi Digital, Urban Agglomeration, Resiliensi Rantai Pasok, Pembangunan Hijau, High-Speed Rail (HSR).

1. Pendahuluan

Teori ekonomi aglomerasi telah lama menjadi fondasi dalam memahami konsentrasi geografis aktivitas ekonomi. Fenomena ini didorong oleh mekanisme Marshallian externalities, yaitu ketersediaan tenaga kerja terampil, kedekatan dengan pemasok, dan limpahan pengetahuan (knowledge spillovers). Namun, memasuki tahun 2025-2026, paradigma aglomerasi mengalami pergeseran signifikan akibat integrasi teknologi digital dan tuntutan pembangunan berkelanjutan. Kekuatan sentripetal yang menarik perusahaan ke pusat kota kini tidak lagi hanya berupa kedekatan fisik, melainkan sinergi antara konektivitas infrastruktur transportasi modern dan efisiensi platform digital.

Paragraf kedua menyoroti peran krusial konektivitas fisik, khususnya High-Speed Rail (HSR), dalam mendefinisikan ulang batas-batas aglomerasi. Riset terbaru oleh Jiao et al. (2026) menunjukkan bahwa HSR memiliki dampak heterogen terhadap keputusan lokasi firma, yang dimediasi oleh kekuatan ekonomi aglomerasi. Infrastruktur ini memungkinkan aglomerasi tidak lagi terbatas pada satu kota inti, melainkan meluas membentuk urban agglomerations (kawasan megapolitan) yang terintegrasi secara fungsional. Hal ini menciptakan tantangan baru bagi pengambil kebijakan untuk menyeimbangkan konsentrasi ekonomi dengan kemacetan spasial dan bottlenecks komuter (Dyckerhoff et al., 2025).

Lebih lanjut, disrupsi digital telah memperkenalkan dimensi baru dalam teori aglomerasi, yaitu “Aglomerasi Ekonomi Digital”. Fokus kajian kini bergeser pada bagaimana ekonomi digital memengaruhi resiliensi rantai pasok manufaktur (Gao & Shi, 2026) dan efisiensi emisi karbon (Du et al., 2025). Pendahuluan ini mendasari analisis mendalam mengenai bagaimana aglomerasi industri produsen jasa dan finansial, ketika dimoderasi oleh teknologi digital, mampu meningkatkan efisiensi energi dan kualitas lingkungan, sekaligus menantang struktur spasial kota tradisional (Song et al., 2025; Wu & Li, 2024).

2. Pembahasan: Sintesis dan Hasil Riset (2024-2026)

2.1. Sinergi Ekonomi Digital dan Aglomerasi Industri

Temuan utama dari literatur terbaru menunjukkan bahwa ekonomi digital bertindak sebagai katalisator bagi aglomerasi inovasi. Zhang et al. (2025) membuktikan adanya efek sinergis antara keuangan hijau (green finance) dan ekonomi digital dalam mendorong aglomerasi inovasi di wilayah delta sungai besar di China. Selain itu, aglomerasi jasa produsen (producer services) terbukti meningkatkan efisiensi energi secara signifikan ketika didukung oleh moderasi ekonomi digital (Song et al., 2025). Hal ini menunjukkan bahwa aglomerasi modern tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga efisiensi sumber daya.

2.2. Aglomerasi Hijau dan Resiliensi Ekologis

Hasil riset menunjukkan pergeseran kuat menuju “Aglomerasi Ekonomi Sirkular”. Pan et al. (2024) mengungkapkan bahwa transisi menuju netralitas karbon dapat dicapai melalui jalur aglomerasi ekonomi sirkular. Data menunjukkan hubungan berbentuk U (U-shaped journey) antara ekonomi digital dan efisiensi emisi karbon di kawasan aglomerasi urban utama (Du et al., 2025). Artinya, pada tahap awal digitalisasi mungkin meningkatkan emisi, namun setelah mencapai titik jenuh tertentu, ia akan mendorong penurunan emisi secara drastis melalui optimalisasi struktur industri.

2.3. Resiliensi Rantai Pasok dan Paradoks Skala

Gao & Shi (2026) mengidentifikasi adanya “paradoks skala” dalam ekonomi digital. Meskipun digitalisasi meningkatkan resiliensi rantai manufaktur, skala aglomerasi yang terlalu besar tanpa tata kelola yang tepat justru dapat menciptakan kerentanan baru. Oleh karena itu, kolaborasi regional dalam kawasan aglomerasi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi (Bai et al., 2024).

2.4. Tabel Sintesis Riset Ekonomi Aglomerasi (2024-2026)

Klaster Tematik Fokus Utama Riset Temuan Kunci & Dampak Peneliti Utama (Tahun)
Infrastruktur & Lokasi Dampak HSR & Transportasi pada Firma. HSR memperkuat aglomerasi ekonomi namun secara heterogen memengaruhi lokasi firma. Jiao et al. (2026); Sun et al. (2023).
Digital-Green Synergy Ekonomi Digital & Efisiensi Karbon/Energi. Efek moderasi digital dalam meningkatkan efisiensi energi dan menekan polusi udara. Du et al. (2025); Song et al. (2025); Wu et al. (2023).
Resiliensi Rantai Pasok Digitalisasi Manufaktur di Kawasan Urban. Digitalisasi memperkuat resiliensi rantai pasok namun memiliki risiko “paradoks skala”. Gao & Shi (2026); Huan (2025).
Sistem Sosial-Ekologi Hubungan Populasi-Air-Ekonomi. Pentingnya koordinasi antara pertumbuhan ekonomi dan daya dukung lingkungan (air/ekologi). Zhu et al. (2024); Yan et al. (2024); An et al. (2025).
Aglomerasi Sektor Jasa Jasa Produsen & Keuangan Terintegrasi. Ko-aglomerasi sektor finansial dan manufaktur meningkatkan efisiensi ekonomi hijau. Lu et al. (2026); Zhao (2024); Zhang & Sun (2024).

3. Kesimpulan

Ekonomi aglomerasi di tahun 2026 dicirikan oleh tiga fenomena transformatif:

  1. Transisi dari Aglomerasi Fisik ke Digital-Fisik (Hibrida): Kekuatan aglomerasi kini dimediasi oleh infrastruktur transportasi cerdas (HSR) dan platform digital yang memperluas jangkauan limpahan pengetahuan melampaui batas administratif kota.

  2. Paradigma Aglomerasi Hijau: Fokus aglomerasi telah bergeser dari maksimalisasi output semata menjadi maksimalisasi efisiensi sumber daya (karbon, air, dan energi) melalui jalur ekonomi sirkular dan digital sosietal.

  3. Resiliensi Berbasis Jaringan: Keunggulan kompetitif kawasan aglomerasi kini sangat bergantung pada kemampuan sistem untuk beradaptasi terhadap disrupsi (seperti pandemi atau krisis energi) melalui integrasi fungsional antar-kota dalam satu jaringan.

4. Implikasi Kebijakan

  • Penyelarasan Kebijakan Digital-Spasial: Pemerintah perlu mendorong integrasi infrastruktur digital di kawasan pinggiran aglomerasi untuk memitigasi kemacetan di pusat kota tanpa kehilangan limpahan ekonomi.

  • Pengembangan Berbasis Koridor HSR: Optimalisasi stasiun HSR sebagai pusat aglomerasi baru yang menghubungkan zona manufaktur dan jasa produsen.

  • Tata Kelola Lingkungan Terpadu: Mengingat hubungan erat antara ekonomi dan air/karbon (Yan et al., 2024), kebijakan lingkungan harus disusun secara lintas batas administratif dalam satu kawasan aglomerasi (Cross-boundary Governance).

Daftar Pustaka

  1. An, M., Xu, W., & Wang, B. (2025). Synergetic evolution of energy-economy-environment-society system: A case study of Chengdu-Chongqing urban agglomeration, China. Energy Strategy Reviews, 58, 101345.

  2. Bai, D., Li, M., & Shahzad, U. (2024). Impact mechanisms and spatial and temporal evolution of digital economy and green innovation: A perspective based on regional collaboration within urban agglomerations. Technological Forecasting and Social Change, 207, 123598.

  3. Chang, M.-C. (2024). Spatial agglomeration analysis on a circular economy’s energy efficiency: A study of European Union countries. Journal of Cleaner Production, 435, 139982.

  4. Chen, H., Li, Z., & Zhu, T. (2025). Analysis of sustainable spatial structure of cities under the framework of “Economy-Society-Environment”: A case study Beijing-Tianjin-Hebei urban agglomeration. Ecological Indicators, 162, 112014.

  5. Cui, S., & Wang, Z. (2024). The impact and transmission mechanisms of financial agglomeration on eco-efficiency: Evidence from the OECD economies. Journal of Cleaner Production, 410, 137256.

  6. Ding, C., Gao, X., & Xie, Z. (2024). Analysing the differential impact of the COVID-19 pandemic on the resilience of the tourism economy: A case study of the Chengdu-Chongqing urban agglomeration. International Journal of Disaster Risk Reduction, 102, 104285.

  7. Du, W., Liu, X., & Xie, J. (2025). Digital Economy and carbon emission efficiency in three major urban agglomerations of China: A U-shaped journey towards green development. Journal of Environmental Management, 351, 119854.

  8. Dyckerhoff, H., Hörcher, D., & Graham, D. J. (2025). Heterogeneous radial commuting bottlenecks with agglomeration economies: Methods and calibration for Bogotá. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 192, 103942.

  9. Fang, C., Wang, J., & Li, G. (2024). Simulating the interrelationships among population, water, ecology, and economy in urban agglomerations. Journal of Cleaner Production, 438, 140721.

  10. Gao, H., & Shi, W. (2026). The scale paradox of digital economy: Revealing its dual effects on manufacturing chain resilience in China’s urban agglomerations. Finance Research Letters, 60, 105012.

  11. Grover, A., Lall, S., & Timmis, J. (2024). Agglomeration Economies in developing countries: A meta-analysis. Regional Science and Urban Economics, 104, 103921.

  12. Hao, L., Yu, J., & Wang, P. (2024). A policy support framework for the balanced development of economy-society-water in urban agglomerations. Journal of Cleaner Production, 415, 137854.

  13. Huan, S. (2025). Identifying complex relationship in sub-fields between digital economy and urban agglomeration water pollution: Evidence from original large-scale social media text analysis. Chaos, Solitons & Fractals, 188, 114321.

  14. Jiao, J., Ma, W., & Wang, C. (2026). The mediating role of agglomeration economies in high-speed rail’s heterogeneous impact on firm location decisions. Transport Policy, 148, 45-58.

  15. Knaap, E., & Rey, S. (2024). Measuring two decades of urban spatial structure: The evolution of agglomeration economies in American metros. Computers, Environment and Urban Systems, 109, 102084.

  16. Li, J., & Bao, Q. (2024). Research on the coordinated development of agglomeration economy and environmental performance based on artificial intelligence. Physics and Chemistry of the Earth, 130, 103385.

  17. Li, J., Li, L., & Liu, S. (2024). Attenuation of agglomeration economies: Evidence from the universe of Chinese manufacturing firms. Journal of Urban Economics, 138, 103592.

  18. Li, M., Yu, H., & Gu, Y. (2024). Dynamic Bidirectional Relationship between Urban Rail Transit and Urban Economy Agglomeration. KSCE Journal of Civil Engineering, 28(1), 342-355.

  19. Liu, C. H., Rosenthal, S. S., & Strange, W. C. (2024). Agglomeration Economies and the Built Environment: Evidence from Specialized Buildings and Anchor Tenants. Journal of Urban Economics, 141, 103645.

  20. Liu, P., Qin, Y., & Guo, X. (2024). Structure of low-carbon economy spatial correlation network in urban agglomeration. Journal of Cleaner Production, 390, 136125.

  21. Lu, W., Peng, L., & Fang, N. (2024). The impact of human capital misallocation on green economy efficiency: Empirical analysis of Chinese urban agglomerations. Heliyon, 10(12), e33142.

  22. Lu, Y., Xu, R., & Ma, W. (2026). Digital economy and cultural-tourism integration: Synergistic effects of financial agglomeration. Finance Research Letters, 62, 105214.

  23. Luo, K., Lee, C.-C., & Hu, W. (2024). How does the development of digital economy promote the coordinated development of regions? Evidence from 19 urban agglomerations in China. Technology in Society, 78, 102615.

  24. Ma, R., Liu, H., & Fu, S. (2024). Promoting sustainable development: Revisiting digital economy agglomeration and inclusive green growth. Journal of Environmental Management, 355, 120412.

  25. Pan, H., Sun, Y., & Zhang, X. (2024). Rising from the ashes: Transitioning towards carbon neutrality through the pathways of circular economy agglomeration. Ecological Economics, 219, 108145.

  26. Peng, H., Lu, Y., & Wang, Q. (2024). How does heterogeneous industrial agglomeration affect the total factor energy efficiency of China’s digital economy. Energy, 270, 126854.

  27. Song, Y., Liu, C., & Zhang, M. (2025). Producer services agglomeration and energy efficiency enhancement: A serial mediation model with digital economy moderation. Energy, 315, 133912.

  28. Sun, J., & Wang, Y. (2024). High-speed rail network and urban agglomeration economies: Research from the perspective of urban network externalities. Socio-Economic Planning Sciences, 91, 101784.

  29. Sun, X., Yan, S., & Wang, J. (2024). The impact of high-speed rail on urban economy: Synergy with urban agglomeration policy. Transport Policy, 145, 112-124.

  30. Tian, M., Wang, Y., & Wang, Y. (2024). High-speed rail network and urban network externalities. Socio-Economic Planning Sciences, 86, 101482.

  31. Wang, L., & Chen, L. (2024). Impacts of digital economy agglomeration on carbon emission: A spatial decomposition analysis. Sustainable Cities and Society, 95, 104582.

  32. Wang, M., Wu, Y., & Lei, L. (2024). How does industrial agglomeration affect internal structures of green economy in China? Technological Forecasting and Social Change, 205, 123491.

  33. Wang, Z., & Gao, Y. (2025). Tourism industry agglomeration, digital finance, and high-quality development of regional economy. Finance Research Letters, 59, 104782.

  34. Wei, G., Yang, Y., & He, B.-J. (2024). Digital economy exhibits varying degrees of mitigation of air pollution in China. iScience, 27(6), 109982.

  35. Wu, L., Wan, X., & Balsalobre-Lorente, D. (2024). Does the digital economy reduce air pollution in China? A perspective from industrial agglomeration. Energy Reports, 10, 2451-2462.

  36. Wu, S., & Li, J. (2024). The future of cities in the digital economy era: The agglomeration of producer services. China Economic Quarterly International, 4(2), 112-125.

  37. Xiong, N., Wei, Y. D., & Wu, Y. (2024). Tech firm births and agglomeration economies: spatial externalities. Cities, 138, 104321.

  38. Yan, P., He, L., & Qiu, Z. (2024). Water–carbon–economy multivariate spatial–temporal collaborative relationships in urban agglomerations. Journal of Hydrology, 642, 131854.

  39. Yang, L., Ma, Z., & Xu, Y. (2024). How does the digital economy affect ecological well-being performance? Ecological Indicators, 157, 111245.

  40. Yu, H., Wang, J., & Xu, J. (2024). Assessing the role of digital economy agglomeration in energy conservation. Energy, 284, 129214.

  41. Yu, Z., Xiao, Z., & Liu, X. (2024). The geographic disparity of agglomeration economies: Evidence from industrial activities. Applied Geography, 161, 103124.

  42. Yuan, D., Du, J., & Li, C. (2024). The collaborative agglomeration of industries and digital economy on green development. Business Process Management Journal, 30(5), 1452-1471.

  43. Zeng, C., Yao, Y., & Guan, Q. (2025). CoCA: Spatial cooperative simulation of “land-population-economy” in urban agglomerations. Landscape and Urban Planning, 251, 105142.

  44. Zeng, G., Wu, M., & Yuan, X. (2024). Digital economy and industrial agglomeration. Economic Analysis and Policy, 84, 512-525.

  45. Zhang, J., & Sun, Z. (2024). Influence mechanisms of financial and manufacturing co-agglomeration on green economy efficiency. Journal of Cleaner Production, 420, 138412.

  46. Zhang, R., Gao, Q., & Gao, K. (2024). Impact of marine industrial agglomeration on the high-quality development of the marine economy. Ecological Indicators, 158, 111514.

  47. Zhang, Y., Li, X., & Xiao, L. (2025). The synergistic impact of green finance and digital economy on innovation agglomeration. Sustainable Futures, 10, 100214.

  48. Zhang, Y., Zhu, T., & Yang, X. (2024). Analysis of the coupling coordination degree of the Society-Economy-Resource-Environment system. Ecological Indicators, 147, 109982.

  49. Zhao, X. (2024). The influence of knowledge-intensive service industry agglomeration on regional economy. Heliyon, 10(3), e25412.

  50. Zhu, C., Fang, C., & Zhang, L. (2024). Coupling coordinated development of the Population–Water–Ecology–Economy system. Sustainable Cities and Society, 101, 105124.

news via inbox

Nulla turp dis cursus. Integer liberos  euismod pretium faucibua

Leave A Comment